About

Why I’m Special

Kamis, Pebuari 1974, aku melihat sehelai kertas dihiasi frame yang Indah ditepi halamannya. Tertulis judul besar ditengah atas halaman itu kata AKTE KELAHIRAN. Sebuah catatan kelahiran seorang Manusia. Hari dimana aku dilahirkan ke dunia ini, bisikku dalam batin.

Aku bercermin menatap kesekujur tubuh yang dianugrahkan sang pencipta ini, semua terlihat lengkap dan sempurna. Wajah dengan segala perlengkapannya berfungsi baik diorganku. Badan dengan sepasang tangan dan kaki membuatku mampu beraktivitas sesuai yang ku mau. Semua lengkap tanpa kurang satu apapun.

Aku masih berdiri terdiam didepan cermin. Ada sesuatu yang masih menggangu pikiranku. Misi apa yang diberikan sang Khaliq kepadaku ?, bakat apa yang telah dibekaliNya untuk menjalankan Misi itu, kapankah akan berakhir ? apakah aku mampu menjalankan misi itu?. Semuanya masih gelap.

Perlahan tapi pasti, Aku menyadari kenyataan terlahir sebagai anak pertama dari Ayah yang bekerja sebagai Pegawai Swasta dan Ibu hanya sebagai ibu rumah tangga yang berusaha mendidik Aku menjadi orang yang terbaik dimata mereka.

Aku terpaksa belajar lebih giat dimasa-masa sekolahku karena bila ada sesuatu yang tidak ku mengerti aku tidak memiliki seorang Kakak untuk bertanya. TK, SD, SMP hingga Kuliah, Aku selalu berprestasi, namaku selalu dikenal dilingkungan sekolah maupun Kampus karena pencapaian itu.

Banyak pujian yang kudengar dari teman-teman, mereka menjuluki Aku sebagai seorang lelaki yang sempurna, memiliki tubuh atletis raut wajah yang Ganteng dilengkapi Multitalenta melebihi kebanyakan orang. Dilapangan basket aku selalu dapat mencetak THREE POINT yang membawa kemenangan setiap pertandingan. Gitar dan Drum dapat aku mainkan meski tak semahir musisi profesional, MADING (majalah dinding sekolah) kerap menjadi langganan Puisi humor dan  CERGAM (cerita bergambar) setiap minggu. Suatu ketika mereka seakan mati berdiri menyaksikan tak percaya mendengarkan lantunan Ayat-ayat Al Quran yang dibacakan bak seorang Qori dari mulut Ku. Semua itu memang aku miliki.

Semakin dewasa aku memahami bahwa Keluarga besarku mayoritas berpenghasilan sebagai Pegawai. Mengamati masa pensiun mereka yang ternyata tak seindah bayangan mereka dahulu ketika muda. Mereka sering mengalami kesulitan keuangan, sakit-sakitan memikirkan biaya hidup dan biaya sekolah anak-anak mereka.

Menyaksikan pemandangan menyedihkan itu membuat aku tergugah untuk mencari jalan keluar bagi mereka. Toko buku hampir tiap minggu aku sambangi untuk mencari ide atau pandangan yang mungkin belum pernah Aku ketahui sebelumnya. Pencarian itu akhirnya membuahkan hasil, aku menemukan cara-cara menghasilkan uang selain sebagai Pegawai. Banyak cara yang aku pelajari dari buku-buku itu.

Awalnya mereka memandang sebelah mata atas saran dan pendapatku mengenai cara yang aku ajukan kepada mereka yang kuketahui dari Buku-buku. Mereka ternyata berpikiran jangka pendek, cepat putus asa dan enggan memulainya. Aku terus menguliahi mereka disaat-saat acara keluarga besar berkumpul bersama, namun belum ada tanda-tanda mereka menerima saran-saranku.

Api semangatku untuk memberi jalan keluar hampir padam sebelum aku memutuskan untuk bergabung pada sebuah perusahaan MLM terkenal. Aku menggeluti dan mengikuti Training-training gratis yang diberikan perusahan itu selama satu tahun. Dari Pelatihan-pelatihan yang Aku ikuti dari MLM itu, Aku mulai bisa mempengaruhi dan mengajak satu per satu teman-temanku untuk hidup mandiri dan memiliki usaha sambilan mereka disamping sebagai Pegawai.

Aku bersama seorang teman mendirikan usaha Video Shooting kecil-kecilan yang bisa dikerjakan dihari Sabtu Minggu, manakala pekerjaan kantor libur. Penghasilan yang aku dapatkan rupanya telah membuat teman-temanku termotivasi untuk mengikuti cara-cara yang aku tempuh. Mereka mulai kreative membuat usaha kecil-kecilan dengan modal kemauan dan sedikit uang. Ada yang mendirikan usaha percetakan, mendirikan Agen sembako bahkan Cafe kecil-kecilan hingga Waralaba. Sampai sekarang kami masih tetap bertemu satu sama lain sekadar berbagi pengalaman, memberikan motivasi kepada yang sedang mengalami masa-masa sulit dalam menjalankan usahanya.

Kabar keberhasilanku merubah teman-temanku menjadi wirausaha kecil-kecilan akhirnya sampai ke lingkungan keluarga besar ku. Mereka mulai tertarik mendengarkan dan meminta pendapatku mengenai usaha-usaha yang menarik bagi mereka. Satu per satu mereka mulai membuat usaha, ada yang menyewakan Van nya untuk antar jemput anak sekolah, antar jemput crew Production House, ada yang membuat outlet kecil membuka jasa service dan repair Radio Tape sampai ke usaha penggilingan Padi.

Sekarang semuanya, baik Teman-temanku maupun Keluarga besarku, selalu berkumpul disekelilingku bila mereka mengetahui keberadaanku. Aku selalu dapat menyampaikan motivasi dan saran kepada mereka tanpa terkesan sok tahu maupun menggurui, sebuah ilmu yang ku dapatkan dari Training Gratis di perusahaan MLM setahun lalu.

Seandainya aku sebuah lilin yang menerangi sendiri gelap disekililingku, kini sinarnya telah menyambar ke sumbu lilin lainnya yang ada disekitar, satu per satu mulai bersinar tak ada lagi gelap gulita disekitar ku, semua tampak meriah, anggun mempesona bagi siapa saja yang menatapnya.

Tulisan ini dikhususkan untuk berpartisipasi dalam Contez ”Menjadi Lilin” yang sedang digelar oleh penulis buku ”Mindset Sukses” Jennie S Bev. Dengan tema Why I’m Special 

  


18 Responses to “About”  

  1. 1 Jewel

    Sangat inspiratif, tulisan anda bisa memberi inspirasi dan motivasi bagi yang lain. Anda layak mendapat predikat special.

  2. 2 hendra

    @Jewel

    Terimakasih sudah mampir dan atas penilai”special Predikat” nya.

    Semoga dapat terus memotivasi saya untuk menulis.

    thx again!

  3. Hai…
    Biasa menumpahkan isi hati lewat tulisan ya… ;)
    Pemilihan kata dan cara merangkai kalimat rapi banget.
    Salam kenal ya..
    moga2 bisa jadi temen ngobrol seterusnya…

  4. Bener Om Anang,.
    Terimakasih atas kunjungan dan sanjungannya..

    sure,..I would like too

  5. 5 toeti

    Tulisan yang sangat mengesankan

  6. @toeti
    Ohh,..aku terbang melayang diatas pujian menyejukan,.
    dengan kerendahan hati, saya ucapkan terimakasi..
    and thnks for stop by..

    salam

  7. Apa kabar, Hendra, lama nggak ada kabarnya… ;)

  8. 8 Liezmaya.web.id

    salam kenal mas Hendra :D , met malem…gimana kabarnya?

  9. Wow, hebat !! gak nyangka sepupu gw yang satu ini jago nulis, berpuisi dan punya banyak inspirasi dalam hidupnya. Ketemuan yukkkk, gw lagi pengeennnnnnnnn banget diskusi tentang hidup dan menjalani kehidupan, ceile !!

    Ditunggu kabarnya yaaaa……….

  10. Ooo,..my Dear Family,..hehehee

    thanks for coming…yaaa

  11. Pa kabar kawan ?

    Aku menyapa semua orang di blogrollku, salam

  12. Hendra tukar link dari hileud

  13. salam berpikir merdeka bung,
    saya suka membaca karya anda bukan memuja apa lagi memuji bisa musyrik kata ustas, semoga kata dan hati bisa merobek jiwa-jiwa yang di ludahi nuraninya.
    salam kenal…

  14. Oo…aku itu dah link kamu site ku install baru lagi 2 kali, ancur karena kebanyakan utak-atik banyak link hilang…kenapa…kenapa ??? kulupakan teman pujangga, siip dah hapus aja si hileud sudah mati dia. Ok makasih pemberitahuanya teman !

    Nih eror ku biar gak disangka aku sengaja delete :
    http://balisugar.com/2008/02/27/website-eror/
    http://balisugar.com/2008/02/27/missing-links/

  15. 15 nuyung

    Thx karyanya, remind me 2 do d’best!!

  16. to Nuyung :0

    you makes me flying some where, thanks you.

  17. 17 melly

    wah makasih yah mas hendra…jadi terinspirasi.


  1. 1 blog

Leave a Reply