Diary, malam ini aku tak sanggup menulis sebaitpun kata-kata puisi. Pikiranku seolah terbuka lebar hingga menerbangkan semua inspirasi merangkai imaginasi. Mataku begitu lelah untuk membaca sebuah buku, hingga ku dapatkan diri merenung ditepian benakku. 

Aku sudah tak menghiraukan lagi kesepian hati, perlahan aku mampu menikmati kesunyianku. Tuhan selalu menghiburku, menentramkan jiwa, memberi harapan dan menemaniku disetiap detak jantungku. 

Tuhan telah mengatakan ; ”tidaklah aku ciptakan Manusia dan Jin melainkan untuk menyembah Ku”…Seolah tersentak aku tersadar, lalu apa yang selama ini aku lakukan ??, terlalu sibuk dengan urusan Hati dan Nafsu duniawi. Padahal Sang Pencipta hanya menyuruh untuk menyembahNya, yang akan menghidupkan desah nafas penuh iman ketaqwaan, yang bermuara pada ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki.. 

Tuhan telah menjamin Rezeki, Jodoh, Usia setiap mahluknya di Dunia, lalu apa yang selama ini aku khawatirkan ?? hingga menyusahkan hati dari sesuatu yang telah ditetapkan Nya. Aaah, betapa berdosanya aku tak percayaiNya… Bukankah hidup hanya diminta untuk menyembahnya ?? mengapa diriku begitu repot menyiapkan sesuatu yang belum tentu menjadi milikku ? bukankah semua telah ditetapkan dalam kitab lauful mahfust..

 Jika saja dari dulu aku melakukan segala perintahNya, pasti Dia telah membahagiakanku…

Jika saja dari dulu aku menjauhi larangannya, pasti Dia telah menyayangiku..

Jika saja aku dimatikan dari dulu dalam kubangan kemaksiatan, pasti sekarang aku sedang menjalani azab kubur.. 

Diary, meski saat ini taqdirku begitu akrab dengan air mata, aku selalu berusaha belajar menerimannya dengan ikhlas, karena ini akibat perbuatanku, perbuatan yang melakukan segala laranganNya…



5 Responses to “Berserah diri..”  

  1. Dalem banget kayanya mas,,
    galang suka kq,,,
    salam kenal yach mas,,,,,,

  2. Galang,..
    thx dah mampir..
    salam kenal juga..

    sering-sering bertandang yah..hehehhe

    salam

  3. 3 yusuf

    hidup ini merangkak terus semakin mendekat ketitik terakhir
    setiap langkah hilanglah jatah nikmati hidup menikmati dunia
    datang masanya insyaf lah diri…karena selimut putih pembalut badan
    akan tiba saatnya…

    terima kasih, saya sangat suka puisi anda..
    wassalamualaikum wr,wb

  4. 4 evi

    ok juga pa hend.

    kayanya bakalan jadi penulis apa sajalah sebutannya. yang pasti ok.

  5. 5 pengagum...

    Mas… bagus bgt tulisannya… tersentuh bacanya… aq izin copas y… InsyaAllah bermanfaat… tetep d cantumin sumbernya kq… makasih y Mas sebelumnya…


Leave a Reply