Tak ku hiraukan lagi air hujan yang membasahi tubuhku, memerahkan kedua bola mataku..Aku tetap berdiri kukuh menatapmu kecewa. Kau telah membodohi kepercayaan yang ku titipkan.. 

Ku kira kau teguh bagai Gunung, ku kira kau sebaik Diary ku. Kini tak ada lagi keburukan yang tak tersiar. Kau hancurkan hidup dan impianku dengan sempurna.. 

Tak ku hiraukan lagi air mata maafmu. Mengakui kebodohan dan dosamu..Aku tetap beranjak meninggalkan mu, kau telah terhapus dalam memoriku.. 

Cukuplah satu kali seseorang mengkhianati, takkan ada sedetikpun menolehnya kembali. Meski pintu maaf telah ku bukakan, tak akan pernah ada lagi tempat untuk persahabatan… 



No Responses Yet to “No Second Change…”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply